Pencarian Pesawat ATR 400 Terkendala Sinyal Darurat di Pegunungan Maros
MAKASSAR, incaberita.co.id — Operasi Pencarian Pesawat ATR 400 yang hilang kontak di wilayah Sulawesi Selatan masih terus dilakukan oleh tim SAR gabungan. Lokasi pencarian difokuskan di kawasan pegunungan Kabupaten Maros hingga Pangkep yang memiliki medan terjal dan sulit dijangkau.
Pencarian dilakukan secara bertahap dengan mengerahkan personel darat, udara, serta dukungan teknologi pemantauan. Helikopter digunakan untuk pemantauan visual dari udara, sementara tim darat menyisir jalur-jalur pendakian yang diduga dilalui pesawat sebelum hilang kontak.
Selain faktor medan, cuaca yang berubah-ubah juga menjadi tantangan tersendiri dalam Pencarian Pesawat ATR 400. Kabut tebal dan hujan ringan kerap menghambat jarak pandang, sehingga memperlambat proses identifikasi lokasi.
Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) menyatakan bahwa saat ini prioritas utama adalah operasi kemanusiaan sebelum memasuki tahap penyelidikan teknis yang lebih mendalam.
ELT Rusak Jadi Kendala Pencarian Pesawat ATR 400
KNKT mengungkapkan bahwa Pencarian Pesawat ATR 400 terkendala tidak berfungsinya Emergency Locator Transmitter (ELT). Alat pemancar sinyal darurat tersebut diduga hancur bersamaan dengan badan pesawat saat terjadi benturan keras.
ELT seharusnya memancarkan sinyal lokasi ketika pesawat mengalami kecelakaan. Namun, jika benturan terjadi dengan kekuatan tinggi, perangkat ini berpotensi rusak total sehingga tidak dapat mengirimkan sinyal darurat.
Tanpa sinyal ELT, tim pencari harus mengandalkan penyisiran manual, laporan visual, serta analisis jalur penerbangan terakhir. Kondisi ini membuat Pencarian Pesawat ATR 400 memerlukan waktu lebih lama dibandingkan kasus kecelakaan lainnya.
Menurut KNKT, situasi serupa kerap terjadi apabila pesawat mengalami benturan langsung dengan medan keras seperti lereng gunung atau bebatuan.
Fokus Operasi Pencarian Terhambat Kabut Tebal
Dalam proses Pencarian Pesawat ATR 400, KNKT menegaskan akan membantu Basarnas hingga operasi pencarian dan evakuasi selesai. Setelah itu, barulah KNKT akan mengambil alih proses investigasi untuk mengetahui penyebab kecelakaan.
Tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI, Polri, serta relawan lokal bekerja secara intensif menyusuri jalur pendakian dan area yang dicurigai sebagai lokasi jatuhnya pesawat. Koordinasi lintas instansi dilakukan secara rutin untuk mempercepat proses pencarian.

Sumber Gambar : Newsurban
Selain personel, berbagai peralatan pendukung seperti alat komunikasi, perlengkapan medis, dan logistik turut disiagakan di posko terdekat. Hal ini penting untuk menjaga stamina dan keselamatan tim di lapangan.
Keselamatan personel pencari tetap menjadi prioritas mengingat kondisi alam yang ekstrem dan cuaca yang dapat berubah sewaktu-waktu.
Temuan Serpihan dan Dugaan Lokasi Jatuhnya Pesawat
Dalam perkembangan terbaru Pencarian Pesawat ATR 400, muncul laporan dari seorang pendaki yang menemukan serpihan diduga bagian pesawat di puncak Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep.
Informasi tersebut segera ditindaklanjuti oleh tim SAR gabungan. Namun, Basarnas Makassar menegaskan bahwa temuan itu belum dapat dipastikan berasal dari pesawat yang hilang tanpa verifikasi lebih lanjut.
Tim masih menunggu konfirmasi resmi dari pihak maskapai serta hasil analisis material serpihan yang ditemukan. Proses ini penting untuk memastikan keakuratan informasi di tengah banyaknya laporan dari lapangan.
Gunung Bulusaraung sendiri dikenal memiliki kontur terjal, bebatuan curam, serta vegetasi lebat yang menyulitkan proses verifikasi dan evakuasi di lokasi.
Rencana Evakuasi Korban dalam Pencarian Pesawat ATR 400
KNKT menyampaikan bahwa apabila korban Pencarian Pesawat ATR 400 ditemukan, baik dalam kondisi hidup maupun meninggal dunia, evakuasi akan segera dilakukan menuju Pangkalan Udara Hasanuddin.
Evakuasi akan dilakukan secepat mungkin dengan mempertimbangkan kondisi medan dan cuaca. Helikopter disiapkan sebagai sarana utama untuk membawa korban dari lokasi sulit dijangkau.
Selanjutnya, korban akan dibawa ke rumah sakit di sekitar Lanud Hasanuddin untuk proses penanganan medis dan identifikasi oleh tim Disaster Victim Identification (DVI).
Proses evakuasi dirancang agar berjalan cepat dan aman, mengingat kondisi medan yang tidak memungkinkan penanganan lama di lokasi kejadian.
Kronologi Hilang Kontak Menurut Otoritas Penerbangan
Direktorat Jenderal Perhubungan Udara menjelaskan bahwa sebelum Pencarian Pesawat ATR 400 dilakukan, pesawat sempat diarahkan oleh Air Traffic Control Makassar untuk melakukan pendekatan ke Bandara Sultan Hasanuddin.
Pada pukul 04.23 UTC, pesawat teridentifikasi tidak berada pada jalur pendekatan yang seharusnya. ATC kemudian memberikan arahan koreksi posisi agar pesawat kembali ke jalur pendaratan sesuai prosedur.
Beberapa instruksi lanjutan disampaikan oleh ATC kepada awak pesawat. Namun, setelah arahan terakhir diberikan, komunikasi dengan pesawat tiba-tiba terputus atau loss contact.
Kondisi cuaca saat itu dilaporkan relatif baik dengan jarak pandang sekitar delapan kilometer dan cuaca sedikit berawan. Faktor cuaca, navigasi, serta kondisi teknis pesawat masih akan dikaji lebih lanjut dalam penyelidikan lanjutan.
Peran Black Box dalam Pencarian Pesawat ATR 400
Dalam tahapan lanjutan Pencarian Pesawat ATR 400, keberadaan black box atau kotak hitam menjadi elemen penting untuk mengungkap penyebab kecelakaan. Perangkat ini merekam data penerbangan serta percakapan di kokpit sebelum pesawat hilang kontak.
KNKT berharap black box dapat ditemukan bersamaan dengan badan pesawat atau serpihan utama. Data dari black box akan membantu merekonstruksi detik-detik terakhir penerbangan secara lebih akurat.
Namun, proses pencarian black box tidak mudah mengingat lokasi diduga berada di wilayah pegunungan dengan akses terbatas. Tim pencari harus bekerja ekstra dengan peralatan khusus untuk menjangkau area tersebut.
Meski demikian, KNKT optimistis Pencarian Pesawat ATR 400 akan membuahkan hasil seiring dengan terus diperluasnya area pencarian dan koordinasi lintas instansi.
Baca juga konten dengan artikel terkait yang membahas tentang lokal
Baca juga artikel menarik lainnya mengenai Tanggul Kalimalang Jebol Rendam Ratusan Rumah di Karawang
