August 22, 2026

INCABERITA

Jelajahi Kabar Berita Terkini dan Terbaru Hari Ini.

Kasus Ruben Onsu Terungkap, Polisi Tetapkan Tersangka Dugaan Penipuan dan Penggelapan Investasi

Kasus Ruben Onsu Jadi Sorotan Publik, Polisi Ungkap Kronologi Dugaan Penipuan dan Penggelapan Investasi

JAKARTA, incaberita.co.id – Kasus Ruben Onsu menjadi perhatian publik setelah presenter sekaligus pengusaha tersebut ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan penipuan dan penggelapan terkait investasi.

Penetapan status tersangka dilakukan oleh Polres Metro Jakarta Selatan setelah penyidik melakukan penyelidikan, pemeriksaan sejumlah saksi, termasuk saksi ahli, serta menggelar perkara untuk menentukan perkembangan status hukum.

Polisi menyebut perkara ini berawal dari laporan dugaan tindak pidana yang berkaitan dengan kerja sama investasi usaha. Dalam kasus tersebut, Ruben Onsu diduga menawarkan kesempatan investasi kepada korban dengan kesepakatan keuntungan tertentu.

Namun, hingga waktu yang telah disepakati, korban mengaku belum menerima keuntungan yang dijanjikan maupun pengembalian modal yang telah diberikan. Kondisi tersebut kemudian membuat korban melaporkan perkara tersebut kepada kepolisian.

Kronologi Kasus Ruben Onsu Berawal dari Kerja Sama Investasi

Kasus Ruben Onsu Terungkap, Polisi Tetapkan Tersangka Dugaan Penipuan dan Penggelapan Investasi

Sumber gambar :  megapolitan.kompas.com

Berdasarkan keterangan kepolisian, Kasus Ruben Onsu bermula ketika Ruben memiliki usaha dan menawarkan kepada seseorang untuk menanamkan modal dalam bisnis tersebut.

Korban kemudian tertarik dan terjadi kesepakatan kerja sama antara kedua pihak. Dalam kesepakatan itu, korban menyerahkan sejumlah dana dengan harapan memperoleh keuntungan sesuai perjanjian.

Polisi menjelaskan bahwa setelah waktu yang disepakati tiba, keuntungan yang dijanjikan belum diterima korban. Selain itu, modal yang telah diberikan juga disebut belum dikembalikan.

Karena merasa mengalami kerugian, korban kemudian membuat laporan polisi ke Polres Metro Jakarta Selatan.

Laporan Polisi Masuk Sejak 2025

Perkara yang menyeret Ruben Onsu tercatat dalam laporan polisi dengan nomor LP/B/310/VIII/2025/SPKT/Polres Jakarta Selatan tertanggal 22 Agustus 2025.

Dalam laporan tersebut, pelapor berinisial P dan korban berinisial DM. Ruben Onsu saat itu masih berstatus sebagai pihak terlapor.

Setelah laporan diterima, Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan melakukan serangkaian penyelidikan untuk mencari bukti awal terkait dugaan tindak pidana tersebut.

Pada 25 April 2026, perkara tersebut kemudian ditingkatkan dari tahap penyelidikan menjadi penyidikan.

Ruben Onsu Ditetapkan sebagai Tersangka Setelah Gelar Perkara

Polisi menyatakan penetapan Ruben Onsu sebagai tersangka dilakukan setelah gelar perkara.

Dalam gelar perkara tersebut, penyidik dan peserta gelar sepakat menaikkan status Ruben Onsu dari terlapor menjadi tersangka.

Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan AKP Joko Adi Wibowo menyampaikan bahwa keputusan tersebut diambil setelah proses penyidikan berjalan dan sejumlah alat bukti dikumpulkan.

Sebelum menetapkan tersangka, penyidik telah memeriksa lebih dari enam saksi, termasuk saksi ahli.

Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk memperkuat konstruksi perkara dan memastikan apakah terdapat unsur pidana dalam laporan yang dibuat korban.

Dugaan Penipuan dan Penggelapan Masih Dalam Proses Hukum

Meskipun telah berstatus tersangka, Ruben Onsu masih memiliki hak atas asas praduga tidak bersalah.

Status tersangka berarti penyidik menemukan dugaan keterlibatan berdasarkan alat bukti yang cukup untuk melanjutkan proses hukum. Namun, seseorang belum dapat dinyatakan bersalah sebelum ada putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap.

Dalam perkara ini, polisi masih akan melakukan pemeriksaan lanjutan terhadap Ruben Onsu sebagai tersangka.

Penyidik juga masih mendalami detail mengenai:

  • jumlah dana yang diberikan korban;
  • bentuk kerja sama investasi;
  • aliran dana;
  • kesepakatan keuntungan;
  • pihak lain yang mungkin terlibat;
  • dokumen perjanjian antara kedua pihak.

Polisi Dalami Jenis Usaha yang Ditawarkan

Dalam perkembangan penyidikan, polisi menyebut investasi yang menjadi dasar laporan berkaitan dengan bidang perdagangan atau jual beli produk.

Namun, detail mengenai jenis usaha dan mekanisme investasi tersebut masih menjadi bagian dari materi penyidikan.

Polisi belum membuka seluruh informasi karena proses pemeriksaan masih berjalan dan dapat berkembang sesuai hasil penyidikan.

Hal tersebut menjadi penting karena penyidik perlu memastikan apakah persoalan tersebut merupakan kegagalan bisnis biasa atau memiliki unsur pidana sebagaimana laporan yang diajukan.

Pemeriksaan Ruben Onsu Akan Dilakukan

Setelah penetapan tersangka, polisi menjadwalkan pemeriksaan terhadap Ruben Onsu.

Pemeriksaan tersebut bertujuan meminta keterangan langsung dari yang bersangkutan mengenai dugaan perkara yang dilaporkan.

Penyidik akan menggali berbagai hal, termasuk:

  • kronologi kerja sama investasi;
  • hubungan antara Ruben dan korban;
  • penggunaan dana investasi;
  • alasan keuntungan belum diberikan;
  • alasan modal belum dikembalikan.

Keterangan dari tersangka akan menjadi salah satu bagian dalam proses penyidikan bersama dengan bukti lain yang telah dikumpulkan.

Respons Publik terhadap Kasus Ruben Onsu

Sebagai figur publik, kabar mengenai Kasus Ruben Onsu langsung menarik perhatian masyarakat.

Nama Ruben selama ini dikenal sebagai presenter dan pelaku usaha yang memiliki berbagai aktivitas bisnis. Karena itu, kasus hukum yang berkaitan dengan investasi mendapat perhatian luas.

Namun, publik tetap perlu membedakan antara informasi resmi dari penyidik dan berbagai spekulasi yang berkembang di media sosial.

Perkara ini masih berada dalam tahap proses hukum sehingga seluruh pihak harus menunggu hasil penyidikan dan keputusan pengadilan.

Pentingnya Memahami Risiko Investasi

Kasus ini juga kembali mengingatkan masyarakat mengenai pentingnya memahami risiko sebelum menanamkan modal dalam sebuah kerja sama bisnis.

Sebelum melakukan investasi, masyarakat disarankan memperhatikan:

  • legalitas usaha;
  • perjanjian tertulis;
  • mekanisme pembagian keuntungan;
  • laporan keuangan;
  • risiko bisnis;
  • rekam jejak pihak yang menawarkan investasi.

Keuntungan yang dijanjikan tinggi selalu memiliki risiko yang perlu diperhitungkan secara matang.

Investasi yang sehat tidak hanya melihat potensi keuntungan, tetapi juga transparansi dan keamanan dana yang diberikan.

Perbedaan Penipuan dan Kegagalan Bisnis

Dalam dunia usaha, tidak semua kerugian investasi otomatis masuk kategori penipuan.

Sebuah bisnis dapat mengalami kerugian karena kondisi pasar, operasional, atau faktor ekonomi lainnya.

Namun, dugaan penipuan atau penggelapan dapat muncul apabila terdapat unsur tertentu, seperti informasi yang tidak benar sejak awal, penyalahgunaan dana, atau tindakan yang bertentangan dengan kesepakatan.

Karena itu, penyidik perlu melakukan pemeriksaan mendalam untuk menentukan apakah unsur pidana benar-benar terpenuhi.

Proses Hukum Masih Berjalan

Hingga saat ini, Kasus Ruben Onsu masih berada dalam tahap penyidikan.

Polisi belum menyampaikan hasil akhir perkara karena proses pemeriksaan masih berlangsung.

Tahapan selanjutnya dapat meliputi:

  • pemeriksaan tersangka;
  • pemeriksaan saksi tambahan;
  • penyitaan dokumen;
  • analisis bukti transaksi;
  • penyusunan berkas perkara;
  • pelimpahan apabila memenuhi unsur pidana.

Perkembangan kasus akan bergantung pada hasil penyidikan kepolisian.

Kesimpulan

Kasus Ruben Onsu menjadi sorotan setelah Polres Metro Jakarta Selatan menetapkan Ruben Samuel Onsu sebagai tersangka dalam dugaan penipuan dan penggelapan investasi. Penetapan tersebut dilakukan setelah penyidik melakukan pemeriksaan saksi, termasuk saksi ahli, serta menggelar perkara.

Kasus ini bermula dari kerja sama investasi usaha yang ditawarkan kepada korban. Polisi menyebut korban telah menyerahkan modal dengan kesepakatan memperoleh keuntungan, tetapi hingga waktu yang ditentukan keuntungan belum diterima dan modal belum dikembalikan.

Meski telah berstatus tersangka, Ruben Onsu tetap memiliki hak atas praduga tidak bersalah. Penyidik masih mendalami seluruh aspek perkara, termasuk jumlah dana, mekanisme investasi, serta kemungkinan keterlibatan pihak lain.

Masyarakat diharapkan mengikuti perkembangan kasus berdasarkan informasi resmi dari kepolisian dan tidak membuat kesimpulan sebelum proses hukum selesai.

Eksplorasi lebih dalam Tentang topik: Lokal

Author

Copyright @ 2026 Incaberita. All right reserved