March 10, 2026

INCABERITA

Jelajahi Kabar Berita Terkini dan Terbaru Hari Ini.

Operasi Evakuasi Bantar Gebang Picu Pencarian Korban Besar-besaran, Brimob Turun Tangan!

Operasi Evakuasi Bantar Gebang

JAKARTA, incaberita.co.id  —  Operasi Evakuasi Bantar Gebang terjadi di area yang selama ini menjadi lokasi aktivitas truk pengangkut sampah serta tempat para pemulung mencari barang bernilai ekonomis. Ketika longsoran terjadi, sejumlah kendaraan truk dan aktivitas warga berada cukup dekat dengan timbunan sampah yang akhirnya runtuh.

Peristiwa longsor Bantar Gebang kembali menyoroti kondisi pengelolaan sampah di kawasan TPST Bantargebang, Kota Bekasi, Jawa Barat. Longsoran gunungan sampah yang terjadi di area tempat pembuangan akhir tersebut menimbulkan korban jiwa dan memicu operasi pencarian besar-besaran oleh tim gabungan sejak Senin pagi.

Kondisi ini membuat proses evakuasi menjadi sangat menantang. Gunungan sampah yang tinggi dan material yang tidak stabil meningkatkan risiko longsor susulan sehingga petugas harus bekerja dengan sangat hati-hati.

Brimob Turun Langsung Membantu Operasi Evakuasi Bantar Gebang

Dalam penanganan longsor Bantar Gebang, Satuan Brimob Polda Metro Jaya turut diterjunkan untuk memperkuat tim pencarian dan evakuasi. Tim SAR dari Batalyon D Pelopor ikut menyisir area longsoran yang diduga masih menimbun sejumlah korban.

Operasi ini dipimpin langsung oleh Komandan Satuan Brimob Polda Metro Jaya, Kombes Henik Maryanto. Personel Brimob membantu membuka akses yang tertutup oleh tumpukan sampah sekaligus memastikan proses pencarian dapat dilakukan dengan aman.

Para personel juga melakukan penyisiran manual di beberapa titik yang sulit dijangkau alat berat. Kondisi material sampah yang bercampur dengan lumpur membuat pencarian korban menjadi lebih kompleks dibandingkan bencana longsor tanah pada umumnya.

Proses Operasi Evakuasi Bantar Gebang  Libatkan Tim Gabungan

Untuk mempercepat proses penanganan longsor Bantar Gebang, tim gabungan mengerahkan berbagai alat berat guna memindahkan material sampah yang menumpuk di area kejadian.

Alat berat tersebut digunakan untuk membuka jalur yang tertutup longsoran sekaligus membantu mengangkat timbunan sampah yang diperkirakan menimbun korban. Selain itu, sejumlah kendaraan truk sampah yang sebelumnya tertimbun juga berhasil dievakuasi dari lokasi.

Operasi Evakuasi Bantar Gebang

Sumber Gambar : CNBC Indonesia

Petugas juga melakukan pengamanan di sekitar area longsoran. Hal ini penting untuk mengantisipasi kemungkinan runtuhan susulan dari tumpukan sampah yang masih cukup tinggi di kawasan TPST Bantargebang.

Langkah pengamanan ini membuat proses pencarian harus dilakukan secara bertahap agar keselamatan petugas tetap terjaga.

Penemuan Sepeda Motor Perkuat Dugaan Masih Ada Korban

Dalam proses penyisiran lanjutan sekitar pukul 11.30 WIB, tim pencari menemukan sebuah sepeda motor di area longsor Bantar Gebang. Kendaraan tersebut ditemukan di tengah material sampah yang menumpuk.

Sepeda motor itu kemudian diamankan oleh pihak kepolisian dari Polsek setempat untuk dilakukan proses identifikasi lebih lanjut. Temuan ini memperkuat dugaan bahwa masih ada korban yang kemungkinan berada di sekitar lokasi longsoran.

Temuan kendaraan pribadi di lokasi bencana sering menjadi petunjuk penting bagi tim penyelamat untuk menentukan titik pencarian berikutnya. Oleh karena itu, area sekitar penemuan kendaraan akan menjadi fokus penyisiran lanjutan oleh tim gabungan.

Empat Korban Tewas Telah Teridentifikasi

Dalam insiden longsor Bantar Gebang ini, aparat kepolisian menyampaikan bahwa hingga saat ini telah ditemukan empat korban meninggal dunia. Para korban berasal dari berbagai latar belakang pekerjaan yang beraktivitas di sekitar TPST Bantargebang.

Korban pertama adalah seorang pedagang kopi berinisial S yang berusia 60 tahun. Selain itu terdapat EW (26) yang bekerja sebagai pemulung di area tersebut. Dua korban lainnya merupakan sopir truk sampah berinisial DS (22) dan IS (40).

Peristiwa longsor Bantar Gebang menunjukkan bahwa kawasan tempat pembuangan sampah memiliki risiko tinggi bagi para pekerja yang setiap hari beraktivitas di sana. Para sopir truk, pemulung, hingga pedagang kecil sering kali berada sangat dekat dengan gunungan sampah.

Situasi ini membuat mereka menjadi kelompok yang paling rentan ketika terjadi bencana seperti longsoran timbunan sampah.

Operasi Evakuasi Bantar Gebang Masih Terus Dilanjutkan

Hingga saat ini operasi pencarian korban longsor Bantar Gebang masih terus berlangsung. Berdasarkan data sementara dari pihak kepolisian, jumlah korban yang diduga tertimbun mencapai sekitar sepuluh orang.

Korban tersebut terdiri dari lima sopir truk sampah dan lima warga sekitar yang biasa bekerja sebagai pemulung di area TPST Bantargebang.

Untuk mempercepat pencarian korban longsor Bantar Gebang, kepolisian juga menurunkan Unit K9 yang memiliki kemampuan khusus dalam mendeteksi keberadaan manusia di bawah timbunan material.

Unit K9 diharapkan dapat membantu mengidentifikasi titik-titik yang berpotensi menjadi lokasi korban tertimbun sehingga proses evakuasi dapat dilakukan dengan lebih efektif.

Tim gabungan yang terdiri dari polisi, Brimob, tim SAR, serta petugas dari berbagai instansi akan terus melanjutkan operasi hingga seluruh korban berhasil ditemukan dan situasi di lokasi benar-benar aman.

Bencana longsor Bantar Gebang ini kembali menjadi pengingat pentingnya pengelolaan tempat pembuangan sampah secara lebih aman dan terstruktur. Selain itu, perlindungan bagi para pekerja yang beraktivitas di kawasan tersebut juga perlu menjadi perhatian serius agar kejadian serupa tidak kembali terulang di masa mendatang.

keamanan regional, kepentingan nasional, serta perlindungan warga negara.

Baca juga konten dengan artikel terkait yang membahas tentang  lokal

Simak ulasan mendalam lainnya tentang Penangguhan Masalah BoP: Sikap Pemerintah di Tengah Konflik Timur Tengah

Author

Copyright @ 2026 Incaberita. All right reserved