Kebakaran di Tambora Krendang Hanguskan Puluhan Rumah, Ratusan Warga Terdampak
Jakarta, incaberita.co.id – Kebakaran di Tambora Krendang menjadi perhatian publik setelah kobaran api melanda kawasan permukiman padat penduduk di Jalan Krendang Barat, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat. Peristiwa yang terjadi pada Kamis malam itu membuat warga panik karena api dengan cepat menyebar ke rumah-rumah di sekitarnya.
Lokasi yang didominasi bangunan berdempetan membuat proses penyelamatan menjadi sulit. Banyak warga berusaha menyelamatkan barang-barang penting sebelum api membesar dan menghanguskan rumah mereka.
Kebakaran ini kembali mengingatkan tingginya risiko kebakaran di kawasan permukiman padat Jakarta yang memiliki akses jalan sempit dan jarak antarbangunan yang sangat dekat.
Api Meluas dengan Cepat di Kawasan Padat Penduduk

Image Source: INCABERITA
Menurut laporan petugas, kebakaran terjadi di kawasan Gang 2, Jalan Krendang Barat. Api pertama kali dilaporkan warga sekitar pukul 19.47 WIB dan petugas pemadam langsung bergerak menuju lokasi beberapa menit kemudian.
Namun, kondisi permukiman yang rapat membuat api cepat merembet ke bangunan lain. Dalam waktu singkat, si jago merah melahap sejumlah rumah warga dan memicu kepanikan di lingkungan sekitar.
Petugas bahkan sempat menetapkan status kebakaran dalam kondisi merah karena besarnya kobaran api yang mengancam area lebih luas.
Kebakaran di Tambora Krendang Hanguskan 27 Rumah
Data dari Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Barat menyebutkan sebanyak 27 rumah tinggal hangus terbakar akibat insiden tersebut. Rumah-rumah yang terdampak tersebar di beberapa RT di kawasan Krendang.
Selain kerusakan bangunan, kebakaran juga berdampak besar terhadap warga sekitar. Sedikitnya 115 kepala keluarga (KK) atau sekitar 250 jiwa terdampak akibat kebakaran tersebut.
Banyak warga terpaksa mengungsi karena rumah mereka tidak lagi bisa ditempati setelah dilalap api.
Puluhan Mobil Damkar Dikerahkan
Untuk mengendalikan kobaran api, petugas mengerahkan puluhan armada pemadam kebakaran ke lokasi kejadian. Jumlah personel dan kendaraan terus ditambah karena api terus membesar dan berpotensi merembet ke rumah lainnya.
Dalam proses penanganan, sebanyak 21 unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan untuk memadamkan api hingga proses pendinginan selesai dilakukan.
Petugas membutuhkan waktu beberapa jam hingga akhirnya api berhasil dikendalikan dan tidak lagi menyebar ke area lain.
Dugaan Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki
Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Namun, sejumlah warga menduga api berasal dari korsleting listrik yang terjadi pada kipas gantung di salah satu rumah kontrakan.
Saksi mata mengaku awalnya melihat asap tipis sebelum muncul percikan api yang kemudian membesar dan merembet ke bangunan lain yang sebagian menggunakan material mudah terbakar.
Meski demikian, pihak berwenang belum memberikan kesimpulan resmi terkait sumber utama kebakaran tersebut.
Warga Selamatkan Dokumen Penting Saat Api Membesar
Saat kebakaran terjadi, banyak warga hanya memiliki waktu beberapa menit untuk menyelamatkan diri. Sebagian besar memilih membawa dokumen penting seperti kartu keluarga, buku nikah, identitas diri, dan telepon genggam sebelum meninggalkan rumah mereka.
Situasi semakin sulit karena api menyebar dengan cepat di tengah permukiman yang padat. Beberapa warga mengaku hanya bisa menyaksikan rumah mereka hangus terbakar tanpa sempat menyelamatkan harta benda lainnya.
Penutup
Kebakaran di Tambora Krendang menjadi salah satu insiden besar yang kembali menyoroti kerentanan kawasan permukiman padat terhadap bencana kebakaran. Sedikitnya 27 rumah hangus terbakar dan ratusan warga terdampak akibat peristiwa tersebut.
Sementara penyebab kebakaran masih diselidiki, peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi korsleting listrik dan risiko kebakaran di lingkungan padat penduduk.
Baca Juga Konten Dengan Kategori Terkait Tentang: Lokal
Baca Juga Artikel Dari: Respon Bahlil Lagu MBG Jadi Sorotan, Golkar Malah Sebut Kreativitas Netizen
