May 10, 2026

INCABERITA

Jelajahi Kabar Berita Terkini dan Terbaru Hari Ini.

Curanmor Tembak Polisi Lampung, Bripka Anumerta Arya Dimakamkan dengan Isak Tangis Keluarga

Curanmor Tembak Polisi Lampung

LAMPUNG, incaberita.co.id — Curanmor Tembak Polisi Lampung menjadi peristiwa tragis yang menimpa Brigadir Polisi Kepala Anumerta Arya Supena, anggota Polda Lampung yang meninggal dunia setelah ditembak pelaku pencurian sepeda motor di Bandar Lampung. Kejadian tersebut menyisakan duka mendalam bagi keluarga, rekan sesama polisi, dan masyarakat sekitar.

Arya diketahui bertugas di Direktorat Intelkam Polda Lampung. Ia gugur saat menggagalkan aksi pencurian motor yang terjadi di kawasan Jalan Zainal Abidin, Lampung.

Insiden penembakan itu terjadi pada Sabtu (9/5/2026) pagi sekitar pukul 05.30 WIB. Lokasi kejadian berada di area yang cukup ramai dan dekat dengan jalan protokol kota, sehingga peristiwa ini mengejutkan banyak pihak.

Kepergian Arya menjadi pukulan berat bagi keluarga besar Polda Lampung. Ia dikenang sebagai personel yang berani mengambil tindakan saat melihat tindak kejahatan terjadi di depan matanya.

Jenazah Polisi Bripka Anumerta Arya Dimakamkan di Kota Metro

Jenazah Bripka Anumerta Arya Supena dimakamkan di Kota Metro, Lampung, pada Sabtu petang. Prosesi pemakaman berlangsung di tempat pemakaman umum setempat, tidak jauh dari lingkungan keluarga almarhum.

Sebelum dimakamkan, jenazah Arya terlebih dahulu tiba di rumah duka di Kelurahan Mulyosari, Kecamatan Metro Barat. Kedatangan jenazah langsung disambut suasana haru dari keluarga, kerabat, dan warga sekitar.

Prosesi pelepasan jenazah dilakukan dengan penghormatan kepolisian. Sejumlah personel berseragam lengkap turut mengiringi perjalanan terakhir almarhum menuju liang lahat.

Saat jenazah diturunkan ke makam, suasana semakin pilu. Tembakan penghormatan dari kepolisian mengiringi pemakaman, sementara tangis keluarga dan warga terdengar pecah di sekitar lokasi.

Tangis Keluarga Pecah di Pemakaman

Duka paling dalam terlihat dari keluarga inti almarhum. Jovita, istri Curanmor Tembak Polisi Lampung, tampak sangat terpukul saat melepas kepergian suaminya untuk terakhir kali.

Dengan penuh kesedihan, Jovita beberapa kali mengungkapkan rasa tidak percaya atas peristiwa yang menimpa suaminya. Ia seolah masih berharap kejadian tersebut hanyalah mimpi buruk yang segera berlalu.

Curanmor Tembak Polisi Lampung

Sumber Gambar : Tribratanews

Bagi Jovita dan keluarga, Arya dikenal sebagai sosok suami yang baik, penyayang, dan bertanggung jawab. Almarhum juga merupakan ayah dari dua anak yang kini harus kehilangan figur penting dalam keluarga mereka.

Kesedihan keluarga semakin terasa karena sebelumnya Arya dan istrinya telah berencana pulang ke Kota Metro untuk menemui orangtua almarhum. Rencana yang semula sederhana dan hangat itu berubah menjadi perpisahan yang begitu menyayat hati.

Kronologi Penembakan di Depan Toko Kue

Peristiwa bermula ketika Arya sedang menjalankan tugas piket dinas. Di sela aktivitasnya, ia sempat mampir ke sebuah toko kue di Jalan Zainal Abidin Pagaralam, Bandar Lampung.

Saat berada di lokasi, Curanmor Tembak Polisi Lampung melihat dua laki-laki dengan gerak-gerik mencurigakan. Keduanya diduga sedang berupaya merusak kunci sepeda motor yang terparkir di depan toko tersebut.

Melihat dugaan tindak kejahatan itu, Arya kemudian menegur para pelaku. Teguran tersebut berujung pada perkelahian antara korban dan pelaku di sekitar area toko.

Dalam keributan itu, salah satu pelaku ternyata membawa senjata api. Pelaku kemudian menembak Arya dari jarak dekat hingga mengenai bagian kepala korban.

Pelaku Melarikan Diri Usai Menembak Korban

Setelah melepaskan tembakan, pelaku langsung melarikan diri dari lokasi kejadian. Aksi tersebut membuat suasana sekitar toko menjadi panik, terlebih korban mengalami luka serius akibat tembakan.

Kepala Bidang Humas Polda Lampung, Komisaris Besar Yuni Iswandari Yuyun, menjelaskan bahwa tembakan mengenai kepala Arya. Luka tersebut menjadi bagian penting dalam penyelidikan yang sedang dilakukan kepolisian.

Korban kemudian dibawa untuk mendapatkan penanganan, tetapi nyawanya tidak tertolong. Polda Lampung menyatakan duka cita mendalam atas gugurnya salah satu anggota terbaik mereka.

Pihak kepolisian juga melakukan otopsi untuk mendukung proses penyelidikan. Pemeriksaan tersebut diperlukan guna mengetahui detail luka, jenis peluru, serta bukti lain yang berkaitan dengan kejadian.

Polda Lampung Beri Kenaikan Pangkat Anumerta

Sebagai bentuk penghormatan, Polisi Brigadir Arya Supena mendapatkan kenaikan pangkat luar biasa menjadi Bripka Anumerta. Kenaikan pangkat tersebut diberikan karena almarhum gugur dalam tugas dan menunjukkan keberanian saat menghadapi tindak kejahatan.

Komisaris Besar Yuni Iswandari Yuyun menyampaikan bahwa pemakaman dilakukan di kampung halaman sesuai permintaan keluarga besar. Polda Lampung turut mendampingi prosesi pemakaman sebagai bentuk penghormatan terakhir.

Selama bertugas di satuan Intelkam Polda Lampung, Arya dikenal sebagai anggota yang bertanggung jawab dan loyal. Rekan-rekannya menilai almarhum sebagai sosok yang menjalankan tugas dengan kesungguhan.

Jajaran Polda Lampung merasa sangat kehilangan atas kepergian Arya. Ucapan belasungkawa disampaikan kepada keluarga besar yang ditinggalkan, terutama istri dan dua anak almarhum.

Polisi Buru Pelaku Curanmor Bersenjata Api

Kepala Polda Lampung, Inspektur Jenderal Helfi Assegaf, menegaskan bahwa pihaknya tengah memburu pelaku penembakan. Kepolisian terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan keberadaan pelaku.

Helfi menyatakan bahwa pelaku akan ditindak tegas sesuai hukum yang berlaku. Pernyataan ini menjadi sinyal bahwa kepolisian memberi perhatian serius terhadap kasus curanmor bersenjata api yang menewaskan anggota polisi.

Kasus ini juga menambah keprihatinan atas maraknya aksi pencurian sepeda motor yang disertai kekerasan. Keberadaan pelaku yang membawa senjata api membuat tindak kriminal semacam ini semakin membahayakan masyarakat.

Polda Lampung berharap proses penyelidikan dapat segera membuahkan hasil. Sementara itu, masyarakat diminta tetap waspada dan segera melapor apabila mengetahui informasi yang dapat membantu pengungkapan kasus tersebut.

Baca juga konten dengan artikel terkait yang membahas tentang  lokal

Simak ulasan mendalam lainnya mengenai Hardiknas 2026 Jadi Momentum Bank Mandiri Salurkan Ribuan Paket Sekolah untuk Pelajar

Author

Copyright @ 2026 Incaberita. All right reserved