February 2, 2026

INCA BERITA

Berita Terkini Seputar Peristiwa Penting di Indonesia dan Dunia

Kapal KM Putri Sakinah Tenggelam di Labuan Bajo: 4 Turis Spanyol Masih Hilang

Kapal KM Putri Sakinah Tenggelam

incaberita.co.id – Tragedi laut yang melibatkan Kapal KM Putri Sakinah tenggelam di perairan Labuan Bajo menjadi perhatian nasional dan internasional. Peristiwa ini terjadi pada Jumat malam, 26 Desember 2025, saat kapal wisata tradisional yang membawa wisatawan asing mengalami kecelakaan di Selat Pulau Padar, kawasan Taman Nasional Komodo, Nusa Tenggara Timur (NTT). Hingga kini, pencarian terhadap empat turis asal Spanyol yang masih hilang terus dilakukan oleh tim SAR gabungan.

Kronologi Peristiwa Kapal KM Putri Sakinah Tenggelam

Kronologi Kapal Tenggelam KM Putri Sakinah di Labuan Bajo, 7 Penumpang Selamat, 4 Tewas
Sumber Gambar: Mahatva.id

Dalam perjalanan yang seharusnya menjadi pengalaman indah bagi para wisatawan, Kapal KM Putri Sakinah tenggelam secara tiba-tiba di tengah perairan Pulau Padar. Kapal ini berangkat dari Pulau Komodo menuju Pulau Padar sekitar pukul 20.00 WITA, namun tak lama kemudian mengalami mati mesin dan akhirnya terbalik akibat kuatnya gelombang laut. Sejumlah saksi menyebutkan gelombang tinggi mencapai 2–3 meter, yang sangat mungkin menjadi faktor utama kecelakaan tersebut.

Kapal wisata tersebut mengangkut total 11 orang, terdiri atas enam wisatawan asing, empat kru kapal, dan satu pemandu wisata lokal. Saat kejadian, kondisi cuaca dan laut yang memburuk membuat operasi evakuasi menjadi sangat menantang.

Operasi SAR dan Pencarian Korban

Setelah Kapal KM Putri Sakinah tenggelam, pihak berwenang segera meluncurkan operasi pencarian dan pertolongan. Tim SAR gabungan dari Basarnas, KSOP Labuan Bajo, TNI AL, polisi air, serta komunitas nelayan setempat turun tangan untuk mencari para korban. Hingga kini, empat turis asal Spanyol yang berada dalam rombongan kapal tersebut masih belum ditemukan.

Dalam dua hari pencarian intensif, tim SAR telah berhasil mengevakuasi tujuh orang yang selamat. Mereka termasuk dua wisatawan Spanyol, empat kru kapal, dan pemandu wisata. Seluruhnya dibawa ke daratan Labuan Bajo dalam keadaan selamat, meskipun mengalami kelelahan dan shock akibat kejadian yang traumatis.

Temuan Serpihan dan Barang dari Kapal KM Putri Sakinah

Pencarian tidak hanya terfokus pada korban, tetapi juga pada jejak fisik kejadian. Tim SAR menemukan serpihan badan kapal, tabung gas, dan bagian kabin nakhoda dari Kapal KM Putri Sakinah yang tenggelam pada radius beberapa mil laut dari lokasi awal kecelakaan. Temuan ini menjadi acuan baru dalam memperluas area pencarian.

Serpihan kapal tersebut ditemukan sekitar 5 nautical mile dari titik kejadian, yang menunjukkan kuatnya arus laut pada malam peristiwa. Temuan ini juga menjadi bahan evaluasi penting dalam penyelidikan penyebab tenggelamnya kapal.

Identitas dan Situasi Turis Asal Spanyol

Berdasarkan manifest, empat warga Spanyol yang hilang merupakan satu keluarga yang sedang berlibur. Mereka menaiki Kapal KM Putri Sakinah bersama anggota keluarga lain. Sampai saat ini, tim SAR belum menemukan mereka dan terus memperluas radius pencarian.

Operasi difokuskan di sekitar perairan Pulau Padar serta titik-titik yang diperkirakan dilintasi serpihan kapal. Namun, arus kuat dan kondisi cuaca yang tidak stabil menjadi tantangan besar bagi tim pencari.

Tantangan dalam Pencarian dan Cuaca di Labuan Bajo

Kondisi cuaca yang tidak bersahabat memperlambat proses pencarian empat turis yang hilang setelah Kapal KM Putri Sakinah tenggelam. Gelombang tinggi, hujan, dan arus kuat di Selat Pulau Padar membuat koordinasi pencarian harus dilakukan dengan sangat hati-hati.

Meskipun demikian, tim SAR tetap melanjutkan operasi dengan mengerahkan kapal RIB, kapal patroli, serta dukungan dari militer, relawan, dan nelayan lokal. Sinergi ini menunjukkan komitmen bersama dalam menghadapi musibah laut di kawasan wisata unggulan Indonesia tersebut.

Upaya Pemerintah dan Koordinasi Internasional

Pemerintah pusat melalui Kementerian Perhubungan dan Basarnas memantau langsung operasi pencarian korban Kapal KM Putri Sakinah yang tenggelam. Koordinasi dilakukan dengan konsulat serta kedutaan Spanyol agar keluarga korban memperoleh informasi akurat dan dukungan psikologis.

Tragedi ini juga menjadi perhatian internasional karena melibatkan wisatawan asing. Kejadian tersebut kembali menegaskan pentingnya standar keselamatan pelayaran di destinasi wisata.

Reaksi Masyarakat dan Dukungan untuk Keluarga Korban

Kabar Kapal KM Putri Sakinah tenggelam mendapat simpati luas dari masyarakat. Banyak pihak berharap empat turis asal Spanyol dapat segera ditemukan, sementara doa terus dipanjatkan untuk keluarga korban yang menunggu kabar.

Di sisi lain, tragedi ini mengingatkan pentingnya keamanan pelayaran serta kesiapsiagaan operator kapal menghadapi perubahan cuaca yang terjadi secara tiba-tiba.

Harapan dan Langkah ke Depan

Peristiwa Kapal KM Putri Sakinah tenggelam di Labuan Bajo menjadi pelajaran berharga tentang pentingnya keselamatan wisata laut. Tim SAR masih bekerja keras mencari empat turis Spanyol yang hilang, meskipun menghadapi tantangan cuaca dan kondisi laut.

Semua pihak berharap pencarian yang terus diperluas dapat memberikan kepastian bagi keluarga korban. Operasi SAR tetap berjalan dengan harapan besar agar tragedi ini menemukan titik terang secepatnya.

Temukan Informasi Lengkapnya Tentang: Lokal

Baca Juga Artikel Berikut: Truk Tronton Hantam Tugu: Kronologi Detik-detik Kejadian yang Menghebohkan

Author

Copyright @ 2026 Incaberita. All right reserved