February 2, 2026

INCA BERITA

Berita Terkini Seputar Peristiwa Penting di Indonesia dan Dunia

Investigasi Kebakaran Kramat Jati, Pemprov Selidiki Penyebab Kebakaran!

Investigasi Kebakaran Kramat Jati

JAKARTA, incaberita.co.id  —   Pemprov DKI Jakarta melakukan Investigasi Kebakaran Kramat Jati yang terjadi di Pasar Induk Jakarta Timur, pada Senin pagi, 15 Desember 2025. Api mulai terlihat sekitar pukul 07.24 WIB dan dengan cepat menimbulkan kepanikan di kalangan pedagang serta warga sekitar. Pasar Induk Kramat Jati dikenal sebagai pusat distribusi pangan utama bagi Jakarta, sehingga insiden ini langsung mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah.

Kepulan asap tebal dan suara ledakan yang terdengar hingga dua kali membuat aktivitas pasar terhenti sementara. Para pedagang berusaha menyelamatkan diri serta barang dagangan yang masih bisa dijangkau dalam kondisi darurat. Banyak di antara mereka terpaksa meninggalkan lapak demi menghindari risiko terjebak api dan asap.

Situasi ini memperlihatkan betapa rawannya kawasan pasar tradisional terhadap risiko kebakaran. Bangunan semi permanen, instalasi listrik yang padat, serta banyaknya material mudah terbakar menjadi faktor yang memperbesar potensi terjadinya insiden serupa.

Hingga berita ini diturunkan, belum terdapat laporan korban jiwa akibat Kebakaran Kramat Jati. Namun demikian, dampak psikologis bagi pedagang dan pekerja pasar diperkirakan cukup besar, mengingat aktivitas berdagang merupakan sumber utama penghidupan mereka.

Respons Cepat Pemprov DKI dalam Menangani Kebakaran Kramat Jati

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta langsung mengambil langkah cepat setelah menerima laporan Kebakaran Kramat Jati. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menginstruksikan seluruh jajaran terkait untuk segera mengoordinasikan penanganan darurat secara terpadu dan terukur.

Staf Khusus Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Bidang Komunikasi Publik, Chico Hakim, menyampaikan bahwa penanganan kebakaran menjadi prioritas utama guna mencegah meluasnya api ke area pasar lainnya. Langkah ini dinilai krusial karena Pasar Induk Kramat Jati memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas pasokan pangan bagi ibu kota.

Selain fokus pada pemadaman, Pemprov DKI juga memastikan keselamatan pedagang, pekerja pasar, serta masyarakat sekitar tetap terjaga selama proses penanganan Kebakaran Kramat Jati berlangsung. Koordinasi lintas instansi dilakukan agar seluruh proses berjalan efektif.

Puluhan Personel Damkar Dikerahkan ke Lokasi Kebakaran Kramat Jati

Dalam upaya memadamkan api, Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta mengerahkan sebanyak 16 unit kendaraan pemadam kebakaran dengan total 80 personel. Seluruh unit dikerahkan secara bertahap untuk menjinakkan api yang masih berkobar di area pasar.

Petugas pemadam kebakaran bekerja keras di tengah kondisi pasar yang padat dan banyaknya material mudah terbakar. Akses yang sempit dan kepadatan bangunan menjadi tantangan tersendiri dalam proses pemadaman.

Kebakaran pasar Kramat Jati

Sumber Gambar : Kompas Money

Strategi pemadaman difokuskan pada titik api utama serta pencegahan penyebaran api ke los dan bangunan lain. Pendinginan area dilakukan secara menyeluruh untuk memastikan tidak ada bara api yang tersisa.

Upaya intensif ini dilakukan agar Kebakaran Kramat Jati tidak meluas dan menimbulkan kerusakan yang lebih besar, mengingat nilai ekonomi pasar tersebut sangat vital bagi Jakarta.

Keterlibatan Polri dan Tenaga Medis dalam Penanganan di Lokasi

Selain petugas damkar, penanganan Kebakaran Kramat Jati juga melibatkan personel Polri. Aparat kepolisian bertugas mengatur arus lalu lintas di sekitar Jalan Raya Bogor agar proses pemadaman dan evakuasi dapat berjalan lancar.

Polri juga membantu mengamankan lokasi kejadian untuk mencegah warga mendekat ke area berbahaya. Langkah ini dilakukan demi menjaga keselamatan semua pihak yang berada di sekitar lokasi kebakaran.

Petugas medis turut disiagakan di lokasi untuk memberikan penanganan cepat apabila terdapat korban luka ringan atau warga yang mengalami gangguan kesehatan akibat asap. Kesiapsiagaan ini menjadi bagian penting dalam mitigasi risiko selama proses pemadaman.

Sinergi antarinstansi ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menangani Kebakaran Kramat Jati secara menyeluruh dan terkoordinasi.

Tim Investigasi Dibentuk untuk Mengungkap Penyebab Kebakaran Pasar Kramat Jati

Setelah api berhasil dikendalikan, Pemprov DKI Jakarta berencana membentuk tim investigasi bersama dinas terkait. Tim ini akan bertugas menyelidiki penyebab pasti Kebakaran Kramat Jati yang menimbulkan kepanikan dan kerugian besar.

Investigasi ini penting untuk memastikan apakah kebakaran dipicu oleh korsleting listrik, kelalaian manusia, atau faktor teknis lainnya. Pemeriksaan menyeluruh akan dilakukan terhadap instalasi listrik dan sistem keamanan pasar.

Hasil penyelidikan nantinya akan menjadi dasar evaluasi dan perbaikan sistem keamanan pasar. Dengan adanya tim investigasi, diharapkan kejadian serupa Kebakaran Kramat Jati tidak kembali terulang di pasar-pasar tradisional lainnya di Jakarta.

Dampak dan Upaya Pemulihan Kegiatan Pasar

Peristiwa Kebakaran Kramat Jati tidak hanya berdampak pada aktivitas perdagangan harian, tetapi juga berpotensi memengaruhi rantai distribusi pangan di Jakarta. Gangguan operasional pasar dapat berdampak langsung pada pasokan dan harga bahan pangan.

Pemerintah daerah akan melakukan pendataan kerusakan secara rinci serta menyiapkan langkah-langkah bantuan bagi pedagang terdampak. Skema bantuan dan relokasi sementara menjadi salah satu opsi yang tengah dikaji.

Selain pemulihan fisik, perhatian juga diberikan pada pemulihan ekonomi para pedagang agar mereka dapat kembali beraktivitas secepat mungkin. Ke depan, Pemprov DKI menekankan pentingnya peningkatan sistem keamanan dan pencegahan kebakaran di pasar tradisional guna meminimalkan risiko Kebakaran Kramat Jati terulang kembali.

Baca juga konten dengan artikel terkait yang membahas tentang  lokal

Baca juga artikel menarik lainnya mengenai Pengungsi di Sumatera Keracunan Diduga Makanan Dari Dapur Umum!

Author

Copyright @ 2026 Incaberita. All right reserved